Tiga siswa SMA N 2 Banguntapan berhasil meraih Juara 2 dalam Olimpiade Pancasila 2025, sebuah ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bantul. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa kebangsaan, nasionalisme, dan cinta tanah air di kalangan pelajar.
Olimpiade Pancasila 2025 diperuntukkan bagi siswa SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bantul dan dilaksanakan pada 24-25 Oktober 2025, bertempat di Pendopo Manggala, Komplek Perkantoran Pemda 2 Manding. Kompetisi ini diikuti oleh 27 tim dari berbagai sekolah di Bantul.
Dalam perlombaan ini, para peserta diuji dalam berbagai materi yang mencakup empat konsensus dasar kebangsaan, keistimewaan Yogyakarta, kebudayaan Indonesia, serta isu-isu kebangsaan terkini. Tidak hanya mengandalkan pengetahuan, para peserta juga dituntut menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan kerja sama tim melalui beragam metode lomba seperti pertanyaan wajib, lemparan rebutan, story telling, dan debat.
Tim SMA N 2 Banguntapan yang terdiri atas:
- Sukmana Widiyas Putri (kelas 11 FC),
- Agung Rahmadhy Henu Murpramono (kelas 11 FC), dan
- Intan Safira Ramadhani (kelas 11 FA1).
berhasil menunjukkan performa terbaik mereka dan meraih Juara 2.
Sebagai bentuk apresiasi, penyerahan hadiah dan penghargaan kepada para pemenang dilaksanakan oleh Bupati Bantul setelah upacara bendera di Lapangan Paseban Bantul, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025. Momen tersebut menjadi simbol nyata semangat kebangsaan generasi muda dalam menghargai nilai-nilai perjuangan dan Pancasila.
Ibu Sri Mulyani, S.Pd. selaku guru pembimbing sekolah menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Kami bangga atas prestasi yang diraih para siswa. Melalui kegiatan seperti Olimpiade Pancasila, siswa belajar untuk berpikir kritis, mencintai tanah air, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan yang menjadi dasar negara kita,” ujarnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat juang para pahlawan terus hidup di dada generasi muda. Melalui ajang akademik seperti ini, siswa SMA N 2 Banguntapan menunjukkan bahwa perjuangan masa kini adalah berprestasi dan berkontribusi positif bagi bangsa.

