Kamis (17/7), rangkaian kegiatan MPLS hari keempat di SMA Negeri 2 Banguntapan diisi dengan materi yang memperkuat karakter murid, kesadaran hukum, etika pergaulan, dan semangat bela negara. Seluruh materi disampaikan oleh narasumber dari berbagai instansi yang kompeten di bidangnya.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi dari KPAID DIY (Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Yogyakarta) mengenai Pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan. Peserta MPLS diajak memahami berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, serta pentingnya membangun budaya saling menghargai dan saling menjaga antarsesama warga sekolah.
Dilanjutkan dengan penyuluhan dari Kejaksaan Tinggi DIY yang membawakan materi Pendidikan Anti Korupsi. Melalui sesi ini, para murid diajak membangun integritas sejak dini, mengenali bentuk-bentuk penyimpangan, serta berkomitmen menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Materi berikutnya disampaikan oleh Ibu Asri Puji Astuti, S.Pd, mewakili tim Bimbingan Konseling SMA Negeri 2 Banguntapan, dengan topik Etika Pergaulan. Peserta MPLS diberi bekal mengenai cara membangun hubungan sosial yang sehat, santun, dan beradab di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kegiatan hari ini ditutup dengan penyampaian materi dari Koramil Banguntapan tentang Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara. Dalam sesi ini, murid diajak menumbuhkan rasa cinta tanah air, mengenal dasar-dasar bela negara, serta memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Rangkaian kegiatan MPLS hari keempat ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para murid, tetapi juga membentuk karakter yang kuat, beretika, dan cinta tanah air—sebagai landasan penting untuk menjalani proses belajar dan kehidupan berbangsa di masa depan.





